Pengiriman Surat Suara Fiktif Terungkap Dalam Rapat Pleno
a Berjalan lamban selama 8 jam rapat rekapitulasi hasil pemilu untuk wilayah PPLN Kuala Lumpur. Rapat dimulai sekitar pukul 17.00 sampai pukul 00.00 WIB. Penambahan jumlah surat suara terbanyak yang datang pada 16 Mei 2019 mash dipersoalkan oleh beberapa saksi parpol. Terungkap sejumlah fakta dalam rapat adanya pengiriman surat suara untuk pemungutan suara ulang (PSU) metode pos yang telah diduga dikirimkan ke alamat fiktif. Ketua Pawanslu Kuala Lumpur, Yaya Azzahra yang mengungkapkan temuan ini dalam rapat pleno di KPU RI, minggu malam. Menurut Yaya temuan ini bermula saat pihaknya meminta data DPT untuk PSU. "Kami minta data without masking (dibuka semua). Namun setelah berulang kali diminta diberikan yang ada masking-nya, maka kami berinisiatif untuk cek menggunakan data DPTHP 3," kata Yaza saat masih berlangsungnya rekapitulasi di ruang rapat lt 2 kantor KPU RI, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Minggu (19/5/2019). Berbekal data dari DPTHP 3 itu, pihaknya kemu...