McDonald'a Seluruh Peru Tutup 2 hari, Ternyata Ini Penyebabnya


Selama dua hari ini restoran makanan cepat saji yang cukup populer yakni McDonald's di seluruh Peru tutup. Tutupnya restoran makanan cepat saji ini dikarenakan bentuk berkabung atas meninggal dua pekerjanya yang berkerja pada cabang restoran di Ibu Kota Lima saat shift malam.

Meninggalnya dua pekerja tersebut diketahui bernama Alexandra Porras Inga (perempuan usia 19 tahun) dan Gabriel Campos Zapata (Pria usia 18 tahun). Penyebab keduanya tewas karena tersengat listrik pada saat hendak membersihkan restoran tersebut.

Porras tersetrum kabel dari mesin minuman sementara Campos tersetrum saat berusaha menolong Porras. Saat ini polisi tengah menggelar investigasi atas kematian keduanya. Berdasarkan laporan awal, listrik berasal dari kabel mesin yang longgar.

McDonald's mengatakan siap bekerja sama dengan pihak berwajib dalam investigasi ini. Mereka juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Kasus ini memicu unjuk rasa di Lima untuk menuntut peningkatan keamanan tempat kerja. Di media sosial, banyak anak muda berbagi cerita tentang kondisi kerja mereka yang berbahaya. Pasca kasus ini, kondisi pekerja di Peru menjadi masalah nasional.

McDonald's dapat didenda 189.000 Sol (Rp788 juta) jika mereka dinyatakan bertanggung jawab atas kematian tersebut.


"Jika hak-hak para pemuda ini dilanggar, kami akan melanjutkan dengan sanksi, meskipun uang itu tidak penting karena kehidupan tidak diukur dengan uang," kata Silvia Cáceres, Menteri Tenaga Kerja Peru.


Sumber: Akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Seseorang Mengatakan Misbakhun Terlibat Bailout Bank Century

Ini Alasannya Presiden Jokowi Menailki KRL di Saat Jam Sibuk

Hery Sucipto: Apapun Hasil Pemilu Harus Diterima Semua Pihak